Apakah Bisa Melahirkan Normal Setelah Caesar? Ini Jawabannya!

Hingga saat ini sudah banyak wanita yang beranggapan bahwa setelah melahirkan dengan cara operasi Caesar tidak akan bisa melahirkan normal.

Padahal masih bisa melahirkan normal setelah operasi Caesar itu sangat memungkinkan. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk hal ini. 

Melahirkan normal setelah operasi Caesar

Jika kamu telah melahirkan bayi dengan operasi caesar dan hamil lagi, mungkin dapat memilih antara menjadwalkan operasi caesar berulang atau melahirkan melalui vagina setelah operasi caesar atau disebut jug sebagai VBAC.

Dilansir dari Mayo Clinic, perlu kamu ketahui bahwa VBAC tidak cocok untuk semua orang. Faktor-faktor tertentu, seperti bekas luka rahim yang berisiko tinggi, dapat menurunkan kemungkinan kamu bisa melakukan VBAC. 

Beberapa rumah sakit tidak menawarkan VBAC karena mereka tidak memiliki staf atau sumber daya untuk menangani operasi caesar darurat.

Jika kamu sedang mempertimbangkan VBAC, penyedia layanan kesehatan dapat membantu  memahami apakah kamu termasuk seorang kandidat dan apa saja yang terlibat. 

Hal-hal yang harus diperhatikan untuk melakukan VBAC

Berikut ini adalah beberapa fakta mengenai VBAC yang perlu kamu ketahui seperti dilansir dari Mayo Clinic:

1. Kriteria wanita yang bisa melakukan persalinan VBAC

Perlu kamu ketahui bahwa wanita yang menjalani caesar merupakan kandidat yang tepat untuk melakukan persalinan normal. Berikut ini kriterianya: 

  • Ukuran panggul yang besar, tujuannya untuk memungkinkan bayi dapat melewatinya dengan aman.
  • Ukuran atau berat badan bayi normal.
  • Posisi bayi normal di dalam kandungan, yaitu kepalanya di bagian bawah rahim.
  • Garis sayatan operasi caesar pada rahim letaknya rendah dan arahnya melintang (horisontal).
  • Riwayat operasi caesar tidak lebih dari tiga kali.
  • Tidak memiliki penyakit yang dapat membuat proses melahirkan secara normal berisiko, seperti plasenta previa.

2. Tingkat kesuksesan persalinan VBAC

Berhasil atau tidaknya proses persalinan VBAC, dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti ini:

  • Ibu hamil memiliki berat badan berlebihan atau obesitas.
  • Usia ibu hamil di atas 40 tahun.
  • Bobot bayi di dalam kandungan di atas 4 kg.
  • Usia kehamilan melampaui 40 minggu.
  • Jarak kehamilan yang sekarang dan sebelumnya kurang dari 18 bulan.
  • Memiliki penyulit dalam kehamilan, seperti preeklamsia atau tekanan darah tinggi selama kehamilan.

3. Keuntungan melakukan persalinan VBAC

Perlu kamu ketahui, tidak hanya sekedar normal, tetapi ada banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan dengan melahirkan normal setelah operasi caesar, yaitu: 

  • Waktu pemulihan di rumah sakit lebih singkat daripada operasi caesar, sehingga kamu bisa lebih cepat beraktivitas seperti biasa.
  • Mengurangi biaya persalinan.
  • Tidak menimbulkan jaringan parut pada rahim.
  • Risiko komplikasi persalinan lebih rendah, seperti kehilangan darah.
  • Kamu bisa memeluk dan menyusui anak secara langsung setelah lahir.
  • Risiko bayi terkena masalah pernapasan menjadi lebih rendah.

Risiko melahirkan normal setelah operasi caesar

Risiko komplikasi pada bayi meningkat

Bayimu berisiko mengalami komplikasi serius yang dapat menyebabkan kerusakan otak jangka panjang atau bahkan kematian. Risiko bisa lebih tinggi jika prosedur VBAC tidak berjalan lancar.

Robekan pada rahim

Kamu berisiko lebih tinggi untuk mengalami robekan pada rahim. Hal ini bisa menimbulkan perdarahan hebat dan membuatmu berisiko untuk menjalani pengangkatan rahim.

Selain itu, jika persalinan normal tidak berjalan lancar, maka metode persalinan yang akan disarankan adalah operasi caesar kembali. Hal ini meningkatkan risikomu untuk terkena komplikasi operasi, seperti perdarahan hebat dan infeksi.

Baca juga: 4 Fakta tentang Perut Ibu Hamil yang Kecil, Benarkah akibat Kurang Air Ketuban?

Bagaimana mempersiapkan VBAC?

Jika sebelumnya kamu pernah menjalani operasi caesar dan hamil, mungkin mulai membicarakan tentang VBAC pada kunjungan prenatal pertama. Sangat disarankan untuk selalu mendiskusikan kekhawatiran dan harapan kamu dengan dokter.. 

Pastikan juga dokter pilihan kamu memiliki riwayat kesehatan lengkap, termasuk catatan bedah caesar sebelumnya dan prosedur uterus lainnya. 

Tak hanya itu, jangan lupa rencanakan untuk melahirkan bayi di rumah sakit yang dilengkapi untuk menangani operasi caesar darurat. Kemudian diskusikan risiko dan manfaat VBAC selama kehamilan, terutama jika faktor risiko tertentu muncul.

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar kehamilan? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Caranya, buka aplikasi Grab kemudian pilih fitur Kesehatan, atau langsung klik di sini.

 223 total views,  4 views today