Deretan Faktor yang Meningkatkan Peluang Hamil Kembar, Pasutri Wajib Tahu!

Apa yang meningkatkan peluang untuk memiliki anak kembar? Walaupun berbagai perawatan kesuburan membuat peluang hamil kembar semakin tinggi, tetapi faktor lain juga memengaruhi loh. Apa saja ya? 

Berbagai faktor yang meningkatkan peluang hamil kembar 

Dilansir dari Healthline, ada beberapa faktor yang ampuh meningkatkan peluang kamu untuk hamil kembar. 

Baca Juga: Hamil Kembar? Ini Cara Penuhi Asupan Nutrisi untuk Si Kecil

1. Riwayat keluarga 

Kamu mungkin pernah mendengar bahwa peluang seseorang untuk hamil anak kembar karena memiliki riwayat keluarga dengan hal serupa.

Hal ini dibenarkan, peluang untuk memiliki anak kembar fraternal mungkin lebih tinggi jika kamu sendiri adalah saudara kembar fraternal atau jika saudara kembar fraternal dijalankan dari pihak ibu.

Salah satu alasannya mungkin hiperovulasi, yang merupakan situasi di mana tubuh melepaskan telur sebanyak dua atau lebih selama ovulasi yang menjadi dasar persyaratan untuk memiliki anak kembar fraternal.

Perlu kamu ketahui bahwa hiperovulasi dapat diturunkan dalam DNA. Ini juga bisa terjadi sesekali pada wanita yang tidak secara teratur melepaskan lebih dari satu sel telur atau memiliki anak kembar di keluarga mereka.

2. Usia

Apakah kamu berusia di atas 35 tahun? Jika ingin memiliki anak kembar, pada umumnya wanita yang berusia 30-an atau 40-an justru lebih banyak memiliki peluang untuk mengandung anak kembar. 

Perubahan hormon yang terjadi saat mendekati menopause dapat mendorong tubuh melepaskan lebih dari satu sel telur selama ovulasi. Jika dua atau lebih dibuahi dan keduanya ditanamkan, kamu memiliki peluang yang tinggi untuk memiliki anak kembar. 

3. Tinggi

Wanita yang memiliki ukuran tubuh tinggi tampaknya memiliki tingkat yang lebih untuk memiliki anak kembar. Ini mungkin terdengar agak aneh, tetapi faktor pertumbuhan seperti insulin tertentu sangat memungkinkan untuk memiliki peluang hamil anak kembar. 

Tak hanya itu saja perlu diketahui seperti dilansir dari laman Healthline, bahwa pada umumnya wanita yang tingginya satu inci lebih tinggi dari rata-rata nasional, yaitu 5 kaki memiliki peluang lebih banyak untuk memiliki anak kembar. 

4. Berat badan

Wanita yang kelebihan berat badan juga memiliki peluang lebih tinggi untuk hamil anak kembar secara alami. Secara khusus, kemungkinannya paling tinggi jika indeks massa tubuh (BMI) di atas 30.

Di sisi lain, BMI di bawah 18,5 menunjukkan penurunan tingkat memiliki anak kembar. Ide di balik teori ini kembali ke faktor pertumbuhan mirip insulin dan pengaruhnya terhadap konsepsi.

Namun perlu diingat bahwa sangat tidak disarankan untuk sengaja menambah berat badan demi mendapatkan anak kembar.

Memiliki BMI di atas 30 juga dapat membuat kamu masuk dalam kategori kehamilan berisiko tinggi, jadi bicarakan dengan dokter tentang berat badan yang sehat untuk wanita hamil ya. 

5. Ras

Wanita Afrika-Amerika memiliki peluang sedikit lebih tinggi untuk hamil anak kembar daripada wanita Kaukasia. Tetapi wanita Asia dan Hispanik memiliki peluang lebih rendah untuk memiliki anak kembar daripada kelompok lain. 

6. Diet

Wanita yang banyak konsumsi produk hewani, terutama produk susu, akan meningkatkan faktor pertumbuhan insulin ekstra. Sapi melepaskan hormon ini ke dalam susunya dan apabila dikonsumsi dapat memengaruhi reproduksi manusia.

Kemudian makan banyak ubi dapat meningkatkan kemungkinan memiliki anak kembar juga. Nutrisi dapat mendukung hormon yang membantu tubuh melepaskan lebih dari satu sel telur sekaligus.

Baca juga: Semakin Canggih, Ini Dia Proses Bayi Tabung Embryoscopy dan PGS yang Perlu Diketahui!

7. Program kehamilan 

Pasti sudah menjadi rahasia umum bahwa program bayi tabung meningkatkan peluang untuk memiliki bayi kembar.

Fakta tersebut pernah terjadi pada 1970an dan 1980an di Amerika Serikat di mana tingkat kelahiran bayi kembar lebih meningkat dua kali lipat karena adanya program bayi tabung.

Perlu kamu ketahui, jika mengikuti program bayi tabung ini kemungkinan untuk melahirkan bayi kembar sebesar 1:5. Namun kondisi tersebut juga dipengaruhi seberapa banyak embrio yang dimasukkan dalam rahim. 

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar kehamilan? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Caranya, buka aplikasi Grab kemudian pilih fitur Kesehatan, atau langsung klik di sini.

 257 total views,  4 views today