Flu Singapura

Apa itu penyakit flu Singapura?

Flu Singapura adalah Penyakit Tangan, Kaki, dan Mulut. Penyakit yang kerap menyerang anak-anak dan bayi ini disebabkan oleh adanya infeksi virus.

Dalam dunia medis, flu Singapura disebut dengan hand, foot, and mouth disease. Sedangkan Kementerian Kesehatan RI mengartikannya sebagai PTKM.

Masa inkubasi dari virus ini adalah 3-7 hari. Jadi penderita akan mulai menunjukkan gejala 3-7 hari pasca terpapar virus.

Apa penyebab flu Singapura?

Penyakit ini disebabkan oleh virus dari genus enterovirus. Jenis yang paling sering sebabkan PTKM adalah Coxsackievirus dan Human Enterovirus 71 (HEV 71).

Virus ini bisa menyerang bayi, anak-anak dan juga orang dewasa dan orang yang punya sistem kekebalan tubuh rendah

Namun orang dewasa yang terpapar virus ini biasanya tidak menimbulkan gejala apapun. Meski begitu, orang dewasa berpotensi menjadi pembawa virus atau carrier.

Siapa saja yang lebih berisiko terkena flu Singapura?

Seperti pembahasan poin sebelumnya, virus ini bisa menyerang anak-anak dan juga orang dewasa. Namun anak-anak dan balita adalah golongan yang paling rentan terhadap penyakit ini.

Sebab sistem kekebalan tubuh mereka masih belum terlalu kuat. Anak yang sudah pernah tertular dengan virus ini sistem imunnya akan menciptakan kekebalan terhadap virus penyebab PTKM.

Dengan begitu mereka tidak akan terpapar virus itu lagi. Kekebalan ini biasanya terjadi setelah anak menginjak usia 10 tahun.

Apa gejala dan ciri-ciri  flu Singapura?

Setelah masa inkubasi selesai, penderita PTKM akan mulai menampakkan beberapa gejala. Berikut beberapa gejala yang umum terjadi adalah:

  • Demam
  • Tenggorokan sakit saat menelan
  • Hilangnya nafsu makan
  • Letih, lesu, dan lemas
  • Sakit kepala
  • Jika terjadi pada anak dan bayi biasanya mereka akan lebih rewel

Dua hari setelah demam biasanya gejala akan makin memburuk. Berikut beberapa gejala yang biasanya muncul:

  • Timbul bintik-bintik merah di dalam area rongga mulut, saat pecah bintik ini akan berubah menjadi sariawan
  • Bintik-bintik dan ruam merah berair juga akan muncul di area tangan serta kaki.
  • Selain itu bintik juga bisa muncul di area lain seperti lengan, tungkai, bokong, serta kulit di sekitar area kemaluan
  • Bintik-bintik berwarna merah ini tidak gatal namun terkadang bisa timbulkan rasa sakit

Apa saja komplikasi yang mungkin terjadi akibat flu Singapura? 

Selain demam, sakit tenggorokan, dan munculnya bintik, PTKM juga bisa timbulkan komplikasi lain yang berbahaya. Berikut beberapa komplikasi yang bisa timbul saat PTKM menjadi kronis:

  • Dehidrasi. Bintik di dalam mulut bisa menyebabkan ketidaknyamanan untuk makan dan minum. Hal ini bisa sebabkan dehidrasi.
  • Pembengkakan selaput di sekitar otak dan sumsum tulang belakang (radang selaput otak atau meningitis).
  • Sebabkan pembengkakan otak atau ensefalitis.
  • Terjadi pembengkakan otot jantung atau miokarditis.
  • Kelumpuhan
  • Lepasnya kuku jari di tangan dan kaki setelah beberapa minggu pasca fase akut PTKM.

Bagaimana cara mengatasi dan mengobati flu Singapura? 

Perawatan flu Singapura di dokter

Tidak ada pengobatan atau vaksin khusus bagi penderita PTKM ini, karena biasanya gejalanya akan membaik dengan sendirinya setelah 7-10 hari.

Namun ketika memeriksakan diri ke dokter, dokter mungkin akan mengambil sampel usap tenggorokan (swab test)  atau kotoran kemudian memeriksanya di  laboratorium untuk menentukan virus mana yang menyebabkan penyakit.

Cara mengatasi flu Singapura secara alami di rumah

Saat PTKM terjadi, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya di rumah, seperti: 

  • Beristirahat 
  • Beli salep khusus yang dijual bebas di apotek untuk meredakan gatal yang disebabkan oleh lecet dan juga ruam akibat bintik-bintik yang muncul
  • Minum obat pereda rasa nyeri
  • Konsumsi tablet hisap atau obat sirup untuk meredakan sakit tenggorokan.
  • Minum air putih yang cukup untuk menghindari dehidrasi
  • Makan makanan yang lembut seperti sup. Namun hindari makanan yang panas dan juga pedas.
  • Konsumsi makanan dingin

Apa saja obat flu Singapura yang biasa digunakan?

Obat yang digunakan mungkin bergantung pada gejala yang dirasakan. Berikut adalah pilihan obat yang bisa digunakan untuk penyakit yang satu ini:

Obat flu Singapura di apotek 

Untuk meredakan sakit kepala, gunakan ibuprofen, paracetamol, atau acetaminophen. Sedangkan untuk meredakan gejala gatal pada kulit, gunakan salep yang dijual bebas seperti hydrocortisone. 

Bila kamu mengalami rasa sakit di mulut, obat kumur yang dijual di apotek. Sementara itu, untuk gejala seperti sakit tenggorokan obat pelega tenggorokan seperti lozenges atau obat lain yang mengandung bahan mint, menthol, madu, maupun licorice.

Obat flu Singapura alami

Saat mengalami penyakit ini, es krim, sorbet atau minuman dingin dapat berperan sebagai obat alami. Berkumur dengan campuran air hangat dan garam juga dapat membantu membersihkan mulut. 

Apa saja makanan dan pantangan untuk penderita  flu Singapura?

Penderita PKTM direkomendasikan untuk makan es krim, minuman dingin, dan yogurt. Sementara untuk makanan dan minuman yang harus dihindari adalah makanan pedas, asam, jus dan soda. Makanan dengan kandungan pedas, asam, dan soda dapat memperburuk kondisi mulut. 

Bagaimana cara mencegah flu Singapura?

PTKM termasuk penyakit yang sangat menular, namun kita bisa melakukan beberapa langkah pencegahan agar tidak tertular penyakit ini.

Kunci utama dari pencegahan ini adalah pola hidup yang bersih. Berikut beberapa langkah yang bisa kamu terapkan:

1. Cuci tangan dengan sabun

Ajaklah anak untuk rajin mencuci tangan dengan sabun. Begitu pula dengan kamu yang kerap bersentuhan dan berinteraksi langsung dengan anak.

Seperti mengganti popok, membersihkan ingus anak, dan menyentuh barang-barang yang anak gunakan.

2. Tutup mulut dan hidung saat bersin

Selain cuci tangan, ajarkan pula anak untuk menutup mulut dan hidung saat mereka bersin. Seperti yang kita tahu, virus ini bisa menular lewat cairan.

Tutup menggunakan tisu atau bisa juga dengan lengan bagian dalam. Jika gunakan tisu, pastikan langsung membuangnya ke tempat sampah.

3. Lakukan sterilisasi

Penting pula untuk membersihkan peralatan di rumah dengan cairan desinfektan, terutama peralatan yang kerap tersentuh oleh penderita PTKM.

Selain itu, dilansir dari NHS, kamu juga disarankan untuk mencuci pakaian kotor dan sprei dengan air panas. 

4. Jangan gunakan barang secara bersamaan

Untuk menghindari penularan, sebaiknya jangan menggunakan barang seperti handuk, peralatan makan, sikat gigi, atau gunting kuku secara bersamaan.

5. Liburkan anak

Jika anak kamu sudah masuk usia sekolah, maka ada baiknya untuk meliburkan anak dari sekolah ataupun penitipan anak selama sakit. Ada baiknya untuk melakukan karantina sampai gejala semakin membaik. 

6. Hindari menyentuh bagian wajah

Tangan yang kotor meningkatkan risiko penularan virus. Maka dari itu ada baiknya kurangi menyentuh wajah terutama mata, hidung, dan mulut. Apalagi jika belum cuci tangan.

Tips penanganan flu Singapura pada bayi

Penanganan flu Singapura pada bayi dan anak-anak pasti akan lebih merepotkan. Dilansir dari Morinaga, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meredakan gejala flu Singapura pada bayi:

  • Berikan anak makanan yang lembut dan mudah ditelan. Jika perlu tambahkan suplemen yang mengandung nucleotides dan lactoferrin. Nucleotides adalah protein yang mampu memperkuat sistem imun dan memperbaiki sistem metabolisme
  • Sedangkan Lactoferrin bertugas sebagai anti mikroba dan mengatur kinerja sistem kekebalan tubuh. Kedua nutrisi ini bisa bantu anak membangun kekebalan tubuh terhadap virus dan bakteri
  • Berikan obat penurun panas untuk meredakan demam
  • Pastikan memberikan anak cukup minum. Tidak masalah untuk memberikan minuman dingin, karena bisa redakan sakit tenggorokan
  • Pastikan anak tidur dan istirahat cukup
  • Oleskan salep anti gatal ke ruam-tuam yang timbul
  • Kurangi sariawan dengan ajak anak untuk berkumur dengan air garam

Ciri flu Singapura sudah sembuh

Secara umum ciri flu Singapura sudah sembuh adalah tidak adanya demam. Ketika anak tidak lagi demam, anak bisa kembali ke sekolah dan berkegiatan. Sariawan yang hilang pada mulut anak juga bisa jadi ciri flu Singapura sudah sembuh.

Di samping itu, ciri flu Singapura sudah sembuh juga bisa dilihat dari ruam di tangan dan kaki yang mengelupas. Biasanya ruam di tangan dan kaki berlangsung 10 hari hingga akhirnya mengelupas.

Bila anak mengalami lepuh yang meluas pada tubuh, tunggu hingga lepuh mengering baru anak bisa kembali berkegiatan di luar. 

Flu Singapura pada orang dewasa

Flu Singapura pada bayi dan anak kerap ditujukan lewat gejala-gejala yang telah disebutkan di atas. Namun flu Singapura pada orang dewasa seringkali muncul tanpa gejala.

Meski tidak menunjukkan gejala, flu Singapura pada orang dewasa tetap bersifat menular. Untuk itu, menjaga kebersihan sangatlah penting agar tetap sehat. 

Vaksin flu Singapura

Sejauh ini, berdasarkan informasi dari CDC, tidak ada vaksin flu Singapura. Para peneliti masih melakukan riset lebih jauh untuk vaksin flu Singapura. Untuk itu, penerapan kebersihan menjadi kunci yang tepat mencegah penyakit ini.  

Fakta dan mitos terkait flu Singapura

Kurangnya edukasi di masyarakat Indonesia nyatanya memunculkan berbagai mitos terkait flu Singapura ini. Berikut beberapa mitos dan fakta terkait flu Singapura:

1. Anak yang sedang sakit PTKM tidak boleh mandi

Langkah ini justru untuk mempercepat proses penyembuhan dari penyakit, tubuh anak harus selalu bersih. Jika tak nyaman dengan air dingin, Moms bisa memandikan anak dengan air hangat.

2. Pakai bedak agar bintik dan ruamnya cepat hilang

Bubuk bedak yang menempel pada bintik apalagi yang berair justru bisa bertahan di luka dalam waktu lama. Hal tersebut justru bisa meningkatkan anak terkena infeksi virus lain dan menghambat proses penyembuhan.

3. Paparan angin bisa membuat PTKM pada anak semakin buruk

Paparan angin pada anak tidak akan mempengaruhi kondisi kesehatan bayi. Sebaliknya, tindakan ini justru bisa menularkan virus ke orang lain.

Ingin konsultasi dengan dokter tentang penyakit ini? Silakan chat langsung dengan dokter kami di fitur Kesehatan di aplikasi Grab. Atau langsung klik di sini untuk chat dengan dokter.

The post Flu Singapura appeared first on Good Doctor | Tips Kesehatan, Chat Dokter, Beli Obat Online.

 136 total views,  2 views today