Masih Bingung dengan Kencing Batu dan Batu Ginjal? Yuk Pahami Perbedaannya!

Kencing batu dan batu ginjal memiliki perbedaan yang cukup terlihat, salah satunya keberadaannya. Namun, kedua penyakit ini ditandai dengan adanya batu yang mengakibatkan rasa sakit.

Penyakit kencing batu dan batu ginjal bisa terjadi pada siapa saja, baik pria maupun wanita. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kedua penyakit ini lebih lanjut yuk simak penjelasan berikut.

Baca juga: Manfaat Tanaman Lobelia Bisa Atasi Depresi? Yuk Simak Fakta Medisnya!

Perbedaan penyakit kencing batu dan batu ginjal

Dilansir dari Radiologyinfo.org, kencing batu dan batu ginjal merupakan penumpukan kristal padat yang terbuat dari mineral atau protein yang ditemukan dalam urin.

Kondisi ini umumnya akan mengakibatkan rasa nyeri atau sakit yang cukup mengganggu. Beberapa perbedaan kencing batu dan batu ginjal, yakni sebagai berikut:

Penyakit kencing batu

Kencing batu atau disebut juga dengan batu kandung kemih sebagian besar menyerang pria yang lebih tua. Batu ini berkembang ketika mineral di dalam urin pekat mengkristal dan akhirnya mengeras.

Kondisi tersebut sering terjadi saat seseorang mengalami kesulitan untuk mengosongkan kandung kemih sepenuhnya. Batu kandung kemih dapat keluar dengan sendirinya sehingga terkadang pengobatan tidak diperlukan.

Namun, terkadang batu kandung kemih berukuran cukup besar sehingga menghalangi aliran urin.

Beberapa gejala mungkin akan dirasakan, seperti sakit perut bagian bawah, nyeri saat buang air kecil, kesulitan buang air kecil, terdapat darah dalam urin, dan perubahan pada warna urin menjadi keruh.

Batu kandung kemih mulai tumbuh saat urin tertinggal di kandung kemih setelah buang air kecil. Terdapat beberapa faktor risiko yang menyebabkan seseorang bisa terkena kencing batu, antara lain:

  • Usia dan jenis kelamin. Laki-laki lebih sering mengembangkan batu kandung kemih daripada wanita, terutama seiring bertambahnya usia.
  • Kelumpuhan. Orang dengan cedera tulang belakang yang serius dan kehilangan kendali otot di daerah panggung tidak dapat mengosongkan kandung kemih sepenuhnya.
  • Obstruksi saluran keluar kandung kemih. Setiap kondisi yang menghalangi aliran urin bisa memicu kencing batu, terutama jika berisiko menyebabkan pembesaran prostat.
  • Operasi augmentasi kandung kemih. Jenis operasi yang dilakukan untuk mengobati inkontinensia pada wanita dapat menyebabkan batu kandung kemih.

Penyakit batu ginjal

Batu ginjal merupakan massa padat yang terbuat dari kristal di mana biasanya berasal dari ginjal. Namun, kondisi ini dapat berkembang di mana saja sepanjang saluran kemih yang terdiri dari beberapa bagian seperti ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra.

Batu ginjal terbentuk ketika ada penurunan volume urin atau terdapat kelebihan zat pembentuk batu. Penyakit batu ginjal menjadi salah satu kondisi medis yang bisa mengakibatkan rasa sakit. Penyebab dari batu ginjal umumnya berbeda-beda sesuai dengan jenis batunya.

Gejala batu ginjal yang mungkin dirasakan, termasuk nyeri pinggang sangat parah dan darah dalam urin atau hematuria. Terdapat beberapa faktor risiko yang bisa menyebabkan seseorang menderita batu ginjal, yakni sebagai berikut:

  • Usia. Batu ginjal dapat terjadi pada bayi prematur, namun paling mungkin terjadi pada orang berusia antara 20 hingga 50 tahun.
  • Jenis kelamin. Faktor jenis kelamin juga diketahui berpengaruh karena penyakit batu ginjal juga lebih banyak dialami oleh pria daripada wanita.
  • Faktor lain. Beberapa faktor risiko batu ginjal lainnya adalah dehidrasi, kegemukan, diet dengan tinggi protein, operasi bypass lambung, dan penyakit radang usus.

Pengobatan terhadap kencing batu dan batu ginjal

Penyakit kencing batu dan batu ginjal memiliki cara pengobatan atau perawatan yang cukup berbeda. Beberapa pengobatan terhadap kencing batu dan batu ginjal yang perlu kamu ketahui, seperti berikut ini:

Kencing batu

Perawatan terhadap batu kandung kemih yang masih kecil cukup mudah, yakni dengan menambah jumlah air untuk diminum untuk membantu mengeluarkannya secara alami.

Namun, jika sudah memiliki ukuran yang terlalu besar maka pengobatan biasanya melibatkan pemecahan atau pengangkatan dengan pembedahan.

Batu ginjal

Untuk masalah batu ginjal, biasanya dokter akan memberikan pereda nyeri berupa ibuprofen atau acetaminophen. Namun, apabila batu ginjal sulit diatasi dengan obat maka operasi perlu dilakukan.

Seorang ahli bedah akan mengangkat batu melalui sayatan kecil di punggung sehingga membutuhkan anestesi ringan.

Baca juga: Daftar Obat Sesak Napas yang Bisa Dibeli di Apotek hingga Cara Alami

Informasi kesehatan lainnya bisa ditanyakan pada dokter di Good Doctor. Konsultasikan juga secara online hanya di Grabhealth Apps, atau klik link ini ya!

 42 total views,  2 views today