Ternyata Tidak Sama, Ini Bedanya Imunisasi dan Vaksinasi

Banyak orang yang mengira bahwa vaksinasi dan imunisasi itu sama loh, tapi ternyata keduanya adalah dua hal yang berbeda. Berikut ini perbedaan vaksinasi dan imunisasi. 

Apa itu imunisasi?

Istilah imunisasi, vaksinasi, dan inokulasi sering digunakan secara bergantian, tetapi istilah tersebut secara teknis memiliki definisi yang sedikit berbeda.

Melansir penjelasan dari Very Well Health, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), imunisasi adalah proses di mana seseorang dibuat kebal atau kebal terhadap penyakit menular, biasanya dengan pemberian vaksin.

Vaksin inilah yang merangsang sistem kekebalan tubuh sendiri untuk melindungi orang tersebut dari infeksi berikutnya. 

Seseorang menjadi kebal terhadap suatu penyakit ketika tubuhnya telah terpapar baik melalui penyakit atau vaksinasi. Sistem kekebalan mengembangkan antibodi terhadap penyakit sehingga tidak dapat membuat kamu sakit dengan mudah.

Kemudian kamu juga perlu mengetahui bahwa menurut peraturan Menteri Kesehatan, imunisasi ini wajib diberikan sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan dalam pedoman loh.

Berikut ini 3 imunisasi wajib: 

1. Imunisasi rutin

Sesuai dengan sebutannya, imunisasi ini akan dilakukan secara berulang sesuai dengan jadwal. Kamu akan mendapatkan 2 jenis yaitu imunisasi dasar dan imunisasi lanjutan. 

  • Imunisasi dasar ini diwajibkan bagi anak bayi yang berumur di bawah usia 1 tahun. Beberapa jenis imunisasi dasar seperti Bacillus Calmette Guerin (BCG), Diphtheria Pertusis Tetanus-Hepatitis B (DPT-HB), hepatitis B pada bayi baru lahir, polio, dan campak.
  • Imunisasi lanjutan yaitu imunisasi ulangan untuk mempertahankan tingkat kekebalan atau untuk memperpanjang masa perlindungan. Imunisasi jenis ini akan diberikan kepada anak berusia bawah tiga tahun (batita), anak usia sekolah dasar, dan wanita usia subur. 

2. Imunisasi tambahan

Imunisasi jenis ini pada umumnya akan diberikan pada kelompok usia tertentu yang paling berisiko terkena penyakit. 

3. Imunisasi khusus

Terakhir, imunisasi khusus yaitu kegiatan imunisasi yang dilakukan untuk melindungi masyarakat terhadap penyakit tertentu pada situasi tertentu.

Misalnya pada persiapan keberangkatan calon jemaah haji atau umroh, hal tersebut merupakn imunisasi khusus. Yakni sebagai persiapan perjalanan menuju negara endemis penyakit tertentu dan kondisi kejadian luar biasa.

Apa itu vaksinasi? 

Jika imunisasi adalah salah satu cara untuk membantu sistem kekebalan tubuh manusia, vaksin adalah cara paling umum untuk mencegah seseorang agar tidak terinfeksi oleh penyakit tertentu. 

Vaksin biasanya dibuat dari bentuk bakteri tidak aktif (non-infektif). Contohnya seperti vaksin cacar akan memiliki sel-sel bakteri mati dari penyakit itu sendiri. Vaksinasi biasanya diberikan dalam bentuk tetes (polio) atau melalui suntikan.

Jadi vaksinasi itu pemberian vaksin atau bentuk melemah dari bakteri yang diberikan kepada seorang individu untuk menjaga mereka dari terinfeksi oleh penyakit.

Dikarenakan banyaknya deretan vaksin wajib yang harus diberikan, hingga kini banyak orang tua kewalahan dengan jumlah vaksin yang direkomendasikan untuk bayi mereka. 

Mungkin terlihat terlalu berlebihan untuk memberi bayi tiga atau empat suntikan setiap beberapa bulan selama tahun pertama hidupnya. Namun, tahun pertama itu adalah saat bayi paling rentan terhadap penyakit-penyakit berbahaya. 

Kekebalan protektif yang kita dapatkan dari beberapa vaksin selama masa kanak-kanak akan berkurang dengan sendirinya saat kamu mulai tumbuh dewasa. Sehingga dibutuhkan vaksin booster. 

Vaksin, imunisasi, dan inokulasi pada dasarnya adalah bagian dari proses yang sama. Para dokter mungkin menggunakannya dengan cara yang sedikit berbeda tetapi bagi masyarakat umum, namun perlu kamu ketahui bahwa ini adalah cara untuk mencegah penyakit tanpa sakit.

Baik itu akan diberikan melalui suntikan, semprotan hidung, atau secara oral, namun tujuannya kamu harus mendapatkan vaksin agar membuat kita tetap sehat dan terhindar dari berbagai penyakit mematikan. 

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar kesehatan? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Caranya, buka aplikasi Grab kemudian pilih fitur Kesehatan, atau langsung klik di sini.

 200 total views,  2 views today